Macam-Macam Tes Ajaib, di Sini Tempatnya!

Jumat, 10 Januari 2014

Cerita Riddle, Thriller dan Detektif

Assalamu'alaikum..

Semua orang pasti mempunyai aura sadis dalam dirinya. Termasuk gue. Hehehe. Dari dulu, aura imajinasi berdarah dingin gue ini sebenarnya sudah mengalir deras di kepala. Seperti pembicaraan lalu di The Untold Story, gue sebenernya punya passion juga di dunia truth seeker gitu. :x Hehe, tapi masalahnya, gue nggak tau harus disalurin kemana. Masa iya ke temen-temen di sekolah? Bisa disumpahin jomblo sampe lulus sekolah lo entar.. #kisahnyata #abaikan

Nah, sampai akhirnya @pandhuseto lah yang mengenalkan gue pada cerita riddle. Awalnya? Dari kaskus tentunya. Hehe :D Yeeeeyyy... #kaskus #proudofIndonesia :t

Pertamanya, gue juga nggak "ngeh" sama beberapa cerita. Tapi setelah dicermati dan dinalar, hasilnya bisa dibayangkan. Cerita riddle ternyata bikin merinding, kadang bergidik, kadang jadi parno sendiri, kadang bikin lemes, pokoknya berjuta rasa deh, kayak iklan permen.

Maka dari itulah saudara-saudara, gue memutuskan untuk menyalurkan diri dulu di riddle-riddle dan detective story karya gue yang sangat minimalis ini. Hehe. Eit, tapi nggak semua aliran juga ya. Yang pasti, gue paling ngga suka sama yang berjenis "kode" ataupun "dying message". Ya, menurut gue nggak efektif aja gitu pake segala ribet-ribet buat nulis pesan. Iya kalo korban nyang bikin, kalo pelakunya sengaja? hayo? :f

Bukannya apa-apa sih, tapi gue menghormati kok. Yang penting profesional aja dengan aliran-aliran kita. ;)

Dibawah ini adalah cerita-cerita yang gue jadiin status FB. Gue yakin cerita-cerita riddle ini masih "sangat banyak sekali" kekurangan, jadi mohon maaf kalo tidak bisa memuaskan hasrat analisis anda. ;)

O iya, dan khusus di blog ini, insyaAllah bakal update terus sampe inspirasi ini semakin tumpeh-tumpeh. :D hehehe. Yuk mari....


Pemanasan :D:

Soal:
Tentu saja temukan pembunuhnya.. Simple. Hehe.
cerita-riddle-singkat-pemanasan



Lebih gila dari orang gila:

Soal:
Cari siapa yang lebih gila, kalo bisa dengan kronologisnya ya... ;)
cerita-riddle-detektif



Old Time Old Pain:

Soal:
Cari tau ada apa dibalik ini, motif dan kalo bisa tau kronologis dibalik motif ini juga persis seperti yang saya bayangkan... Psikopat-psikopat dah lo.. Hahaha
cerita-riddle-psikopat



Thriller Night:

Soal:
Ini Thriller perdana saya. Hehe. Soalnya, cari tau ada kejahatan apa dibalik ini semua. Udah, gitu aja kok. Hahaha
Sekarang tepat pukul 10 p.m dan aku masih diatas motor dalam perjalanan menuju rumah. Benar sekali, aku nyasar lagi. -___-. Sebenarnya aku bisa pulang sore tadi. Tapi urusan di rumah temanku ini memang mendadak sekali.

Entah perasaanku saja atau jalanan ini memang gelap sekali. Aku mengambil arah ke kanan di sebuah persimpangan. Dan kalo anda sudah mempunyai banyak pengalaman dalam kesasar, anda pasti berkata, "Sial, kenapa nggak lurus aja tadi ya.". Tapi aku tak berbalik arah. Aku tau tembusan jalan ini pasti sama dengan jalan lurus tadi. Sudah kubilang kan, insting dan pengalamanku dalam nyasar-menyasar memang sudah terasah. #halah

Sesaat, pekarangan dan sawah di sepanjang kanan jalan dan sepi yang menyekap membuatku sedikit takut. Bagaimana tidak, kampung ini seperti terisolasi, rumah-rumah disini pun terlihat tua. Tapi rasa takut ini menjadi sedikit berkurang setelah melihat ada anjing di depan yang berjalan searah denganku.

Dia mengendus-endus, lalu berbelok ke arah gallery seni yang agak mencolok. Aku mendadak dibuatnya kaget, anjing ini terus menggonggong keras ke arah kaca gallery. Aneh, dia menggonggong ke arah patung-patng lilin. Tapi yang lebih mengagetkan lagi, ketika kami sudah agak dekat, aku melihat langsung suatu hal yang tak pernah kulihat. Seorang wanita keluar dari gallery dan langsung menancapkan pisau ke leher anjing ini. "Wanjirrr.", bulu kudukku merinding. Kami sempat bertatapan. Rambutnya yang berantakan memang sedikit menutup wajahnya. Tapi aku masih bisa melihat matanya, benar-benar tanpa ekspresi. Kosong.....

Tapi belum sempat aku berpikir tentang apa yang terjadi, sekitar 10 meter didepan, aku melihat bapak-bapak yang melambai-lambaikan tangannya padaku. Dia mau nebeng. Berhubung mukanya juga tidak terlalu horror, aku memberanikan diri untuk berhenti.

"Mas, nebeng sampai rumah yang besar itu ya mas.", katanya dengan ramah. Ya, rumah besar itu memang buuuesar sekali. Aku yang berada beberapa ratus meter ini saja bisa melihatnya dengan jelas.

"Oh, monggo pak, silahkan.", dia pun langsung duduk di belakang dengan cepat.

Pikiranku sudah lumayan tenang, suasana mencekam juga sedikit ternetralisir oleh bapak yang ramah ini. Aku pun berinisiatif untuk "kepo" sedikit.

"Itu yang punya gallery siapa pak ??".

"Wah, kebetulan sekali mas, yang di rumah besar itu yang punya gallery mas.", ujarnya santai.

"Oh, dia seniman ya pak ?? Apa punya kerjaan lain ?? Kalo enggak, hebat banget tuh dapet inspirasinya. Haha.", tambahku dengan ekspresif.

Dia tertawa sebentar, "Hahaha, bener mas. Hebat, kamu memang pinter. Bahkan, dengan inspirasi, dia telah memajukan, mengangkat dan memberdayakan kampung ini.".

"Lalu menjualnya di gallery itu ??".

"Bukan cuma itu, serpihan-serpihan inspirasinya pun harganya bisa sangat mahal. Hahaha.", katanya dengan semangat.

Kata-katanya itu membuatku jadi agak takut lagi. Rumah besar itu pun semakin dekat. Aku lalu mengajukan pertanyaan terakhir. "Maaf pak, anda terlalu berbelit-belit, yang saya tanya, apa yang punya rumah gede itu punya pekerjaan lain ??".

Dia diam sebentar dan menjawab dengan nada jengkel. "Dia mantan dokter. Apa kau sudah puas ??".

Aku pun bergidik lagi. Pikiranku, instingku dan gesture tubuhnya yang secara mendadak bergerak, membuatku kaget. Tangannya seperti menggenggam sesuatu, aku bisa melihat sekilas dari spion. Aku panik, jantungku berdegup kencang. Aku pun berinisiatif men-standing-kan motorku sampai seperti pembalap motoGP sampai dia terjatuh. Dia cuma bilang, "Wooiiiii...!!!" tetapi aku terus melaju. Dia cuma terdiam. Aku bisa melihatnya dari spion.

Aku terus "ngacir" dengan kecepatan tinggi sampai lewat depan rumah besar tadi. Saat aku lewat, aku melihat seseorang, dia sedang duduk. Dan saat aku menatapnya, dia berdiri dengan kaget. Disana gelap, wajahnya tidak kelihatan. Tapi mata kita sempat bertemu. Ya, mata keadilan akan tau mana mata yang bersalah dan harus diadili. Sejujur, aku takut. Tapi aku yakin, dia juga merasakan hal yang sama sepertiku.

Speedometer motor ini terus menunjuk angka 90 km/h sampai aku berada di depan rumah. Sekarang sudah pukul 1 p.m dan rasanya aku ingin langsung masuk ke kamar dan tidur. Tapi tak bisa semudah itu. Jantungku berdegup kencang dan pikiranku terguncang. Ya, malam ini benar-benar "kampret".

Besok siangnya, kuputuskan untuk pergi ke gallery itu bersama temanku, Allen. Tentu saja sahabatku ini sudah ku ceritakan panjang lebar tentang kejadian semalam. Sudah kuceritakan pula hasil "searching" ku ke gallery yang lumayan terkenal itu dan kemungkinan-kemungkinanya bahwa patung-patung lilin yang ada disana adalah benda hidup yang dilapisi lilin...!!! Mengerikan.. Ya, seperti di film-film.

Sesampainya di gallery, aku dan Allen memutuskan untuk berpencar. Memang, gallery ini cukup ramai dan lumayan besar untuk ukuran sebuah kampung. Dekorasinya pun lumayan, semuanya juga tertata rapi. Aku sempat mengagumi gallery ini di siang hari ini walaupun di malamnya aku merasa ini seperti gua para penyihir. Tapi kekagumanku sekejap sirna ketika melihat wajah pucat Allen yang mendatangiku, "Zi, ada, di... di sebelah sana.", katanya sambil menunjuk ke arah belakang.

Aku memang menyuruhnya untuk mencari patung anjing berwarna coklat yang kutemui tadi malam, yang ditusuk dengan tanpa dosa oleh seseorang. Dan ternyata, patung seperti itu memang benar-benar ada...!!! Sekarang tepat berada di depan mataku...!!! Nyata...!!! Bisa pingsan aku kalau tidak kuat mental.

Kau pasti tak percaya seberapa cepat jantung kami berdetak. Aku dan Allen saling bertatapan untuk bersama-sama memastikan apa yang ada di pikiran kita. Aku mendekat ke patung anjing ini dan, astaga, ini benar-benar mirip anjing semalam, kecuali kalung besar di lehernya. Tanganku bergetar saat akan menyentuhnya. Begitu menyentuhnya, dinginnya patung ini seperti menyalur sampai otak. Aku berhenti sejenak sambil terus memegangnya. Kupastikan dari dekat, bulu, mata, gusi, rahang, gigi, kemudian aku tersentak dalam hati. "Ini benar-benar lilin...!!!. Bukan, ini pahatan lilin asli.". Ya, aku tau betul apa yang kurasakan.

Mataku dan Allen bertemu lagi. Kali ini dengan lebih tenang. "Ini lilin sungguhan ??? Karya seni ???", katanya lirih. Aku cuma menggeleng sampai aku melihat judul patung ini. -The Annoying Dog Who Finding It's Owner-. Dahiku hanya berkerut, aku bingung dan melihat sekitar sampai menemukan sebuah patung orang naik Vega ZR dengan jaketku, helmku, hei, itu kostumku kemarin malam...!!!

Aku tak tau betapa jengkelnya aku sampai-sampai gusiku ngilu karena terlalu kuat menekan gigi. Aku melihat patung ini dan melihat judulnya. -The Man That Stayed Away From His Destiny-. "** SENSOR **, orang ini sudah gila.", pikirku kacau.

Tapi kekacauan ini mulai sirna dengan banyaknya kepingan-kepingan fakta yang mulai terkumpul. Termasuk patung di samping patung berwujud aku ini. Patung bapak-bapak yang terduduk mengemis. Ya, patung bapak-bapak yang ramah semalam. Tangan kirinya mengadah ke atas dan tangan kanannya menghunus pisau ke uluh hatinya. Eh, sebentar, gesture tubuh ini, ekspresi wajah, dan posisi tangan yang janggal. Tunggu, aku juga sering baca novel detektif, mustahil aku tidak mengetahui hal-hal dasar seperti ini. Dia bukan menghunus pisau, justru dia ingin mencabutnya...!!! Ya, patung ini sangat membuatku ngilu karena benar-benar nyata saat dilihat. Apalagi saat aku melihat judul karya menjijikan ini, aku benar-benar mau muntah. -Failed Man-

Baik, semua sudah cukup. Aku berpikir sebentar, setengah menit saja. Aku memikirkan kejadian semalam, fakta yang ada dan kemungkinan yang mungkin terjadi, aku pun sampai pada suatu kesimpulan. Ya, anda juga pasti sudah menemukannya kan ?? Yang pasti, saat itu aku hanya bisa menelpon polisi kemudian menjerit keras, "Dasar seniman gila..!!!!".


*jawaban Cerita Riddle, Thriller dan Detektif di sini..

*vol 2 (Riddle singkat) di sini

Rabu, 01 Januari 2014

The Untold Story

              Assalamu'alaikum..

           Sebentar lagi tahun baru. Dimana tahun depan, mungkin adalah tahun yang sibuk buat semua orang. Ada pemilu, ada piala dunia, ada pula hal-hal baru lainnya. Semester awal kuliah saya juga hampir usai. Ya, semester satu, semuanya masih gaje banget sumpah. Yang terakhir, umur 18 taun saya pun barusan berakhir. Banyak perubahan yang terjadi, salah satunya, jerawat saya tambah banyak. Hehe. Hey, itu fakta lho.

            Ngomong-ngomong soal fakta, saya jadi inget UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) di kampus yang pengen saya ikutin. Berkutat soal fakta, keadaan, realita dan hal-hal berat lainnya yang bikin kepala puyeng. Ya, pers mahasiswa pastinya, BP2M (Badan Penerbitan dan Pers Mahasiswa) namanya.

            Sekarang, kalo menafsirkan kata-kata saya tadi bahwa UKM inilah yang “pengen saya ikutin”, jelas sekali bahwa saya baru “pengen”. Artinya saya belum masuk, belum jadi anggota. Ya, belum jadi anggota..!! Gila kan, satu semester berlalu, tapi masih berstatus “Calon kru Magang BP2M”, dan belum jadi anggota. Tapi tak mengapa lah. Prosesnya seru, bikin deg-degan. Hehe.

            Pertama kali niat daftar, saya download formulirnya dari internet. Keren kan, bisa dapet dari internet. Hehe. Tanpa pikir panjang, formulirnya langsung saya lihat dan print. Setelah selesai print dan jadi, langsung saya cermati dan ada sesuatu yang membuat saya tertarik. Yaitu “Surat pernyataan tidak akan mengikuti UKM lain selain BP2M”. Praktis, ini yang membuat UKM ini jadi unik buat saya. Kenapa ?? Jelas kan, berarti UKM ini bener-bener membutuhkan orang-orang yang loyal dan independen. Bener-bener UKM jurnalis sejati. Dan lagi, selembar surat inilah yang akan membuat mahasiswa lain berpikir 2x untuk ikut. Benar saja, besoknya waktu saya tawarin ke temen-temen, 30% menjawab “Lha nek rak keterimo piye??”. Sedangkan 50% dari mereka jawabannya sama, “Ojo, awal-awal ki melu sing akeh sisan. Nek siji tok, rugi entar.”. Sisanya alasan lain. Saya pun ketawa dalam hati, “Hahahahaha. Kok pikiran mereka sama ya?? Mainstream banget ih.”, pikir saya.

            O iya, agak rancu ya, kalo saya nggak cerita tentang diri saya sendiri dulu. Okelah, saya perkenalan lagi buat yang belum kenal. Ingat, kita masih perkenalan. Kalo kamu mau yang lebih serius, aku masih pikir-pikir dulu. Wkwk *digampar*.

Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan

            Nama saya Aziz Rahardyan, masih ikut orang tua di Semarang Timur, Pedurungan tepatnya. Kampus saya di Unnes, jurusan Teknik Elektro prodi PTE 2013. Nah, lalu apa hubungannya teknik elektro, dunia jurnalis, dan seorang Aziz Rahardyan ?? Eit, jangan salah. Jawabannya............. Sebenernya nggak ada sih. Hehehe. Eh, tapi cerita dibawah mungkin bisa mewakili.

            Mungkin berawal waktu masih kecil, saya bercita-cita jadi detektif. Tapi berhubung otak saya agak lola dan miring 30°, saya jadi agak pesimis. Akhirnya saya pindah haluan, tapi yang masih ada hubungannya sama detektif, yaitu cita-cita jadi dokter forensik. Ya, walaupun kandas cuma sampai SMP karna setelah itu saya masuk SMK jurusan Elektronika Industri. Wkwk, tapi impian ini masih bertahan sampe sekarang lho. Sampe-sampe saya bela-belain beli buku INDONESIA X-FILES nya Alm. dr. Abdul Mun’im Idries, Sp.F, pakar forensik terkemuka di Indonesia. Yah, tapi apa mau dikata, pasrah saja, Allah lebih tau apa yang lebih kita butuhkan.

Cover buku INDONESIA X-FILES
Cover buku INDONESIA X-FILES


            Akhirnya pilihan saya jatuh kepada dunia jurnalistik. Kalo orang yang berpikiran persis seperti saya begini, pilihan ketiga mereka hampir pasti jadi hakim, jaksa, atau pengacara. Tapi berhubung otak saya mungkin “nggak nyandak”, apa boleh buat. Toh saya lebih seneng berkumpul sama orang-orang yang nggak terus-terusan serius.

Jumat, 27 Desember 2013

Manusia Bertopeng


mask topeng
Mask


Mau sampai kapan kita terus memakai topeng ?

Mau sampai kapan kita bakal terus membohongi orang lain ?

Bukan !! Bukan cuma orang lain. Tapi diri sendiri. Ya, diri sendiri......


Pernah pake topeng ? Pasti pernah donk.

Bukan, bukan topeng yang itu. Tapi “topeng”.


Ya, topeng. Yang membuat kita bukan lagi kita.

Yang membuat kita tersenyum sesaat, kemudian tertawa licik, sambil memalingkan muka ke atas. “Hahahahahaha..”

Ya nggausah ditiruin juga donk sob.. :P


Ehm, oke.. Lanjut..


O iya, jawab dulu pertanyaan tadi. Pernah pake topeng ?

Hmmm, aku pernah sih.

Hah, rasanya gimana?

Nggak ada rasanya tuh.

Haha, iya ya, kok bisa ya ?

Ya, mungkin sama kayak kalo kamu minum air gula terus habis itu kamu minum sirup manis. Jadi nggak manis kan sirupnya.

Ya memang, mungkin seperti itu jadinya.................. Kalo sudah lama memakai topeng.......

Truth ??


So,

Bisa nggak sih kita jadi diri sendiri lagi ?

Bisa nggak sih kita hidup tanpa topeng ?

Dan bisa nggak sih, kita lepasin topeng ini......... ??, kalo memang kita udah terlanjur ber-“topeng”.


Well, Spiderman aja pake topeng. Batman, Iron-man, Captain America, dan Green Lantern juga pake topeng..

Tapi Superman enggak.. Hmmm..

Walaupun Hulk juga engga sih, modal kolor doank mana punya topeng dia. Haha *dibanting hulk*


Oke, sekarang ada yang tau nggak, kenapa Superman ngga pake topeng??

Ya.. Karena justru Superman itulah dirinya yang asli. Justru Clark Kent-lah topengnya sehari-hari.

Jadi, permasalahan sebenarnya hanya kapan kita “baru” memunculkan diri kita yang asli.
Bukan “kapan kita bakal bohong lagi..”.


Eh, emm, tapi coba dulu kemungkinan lain.. 

Darimana kamu tau kalo itu dirimu yang asli ?? 

Darimana kamu tau kalo itu juga bukan “topeng” ??


Ya, tentu saja itu efek dari seberapa banyak topeng yang kita pakai..

Semakin banyak dan terus berganti, kemudian disusul oleh semakin tenggelamnya identitas diri....


Emang sih, aku nulisnya agak alay XD hehe. Tapi ini kenyataan kok. Pengalaman pribadi malah.. hehe


So, what should we do is just “be honest” broo.....



^^)

( Aziz Rahardyan, 19, biasa ngupil pake jempol, “this is my own phase”. )



Senin, 14 Oktober 2013

Tips Menghindari Dampak Negatif Internet Pada Anak



Assalamu’alaikum..


Internet sekarang sudah bukan hal yang tabu lagi. Jaman sekarang, anak SD aja udah dikasih tugas dari internet. Anak SD aja udah bisa facebookan. Anak SD aja udah pinter bikin status galau...

Yah, jaman memang semakin berubah gan. :(





Oke, tapi mari kita persempit lagi arah pembicaraan kita. Emm, ane mulai dengan sebuah pertanyaan aja deh.. Ehmm, gini :


“Kalian kalo internetan sebenernya buka apa aja sih ??”


Hayo, pada bisa jawab nggak nih?? Enggak kan? Nyerah kan? Oke, lambaikan tangan ke arah kamera.. :O *dihajarmasa*

Oke, kita mulai dengan curcol ane tentang laptop di rumah ane. Ya, seperti yang anda bayangkan..Semuanya dikuasai oleh orang-orang ini:

" Andini   Luthfi   Lucky "  

Ya, adek-adek gue.. Adek-adek terheboh taun 2013. :D Payahnya lagi, setiap ane tanyain lagi ngapain, pasti jawabannya adalah “lagi bikin tugas..Hmmm.. :d 

Awalnya ane nggak percaya kalo mereka di depan laptop seharian demi tugas. Tapi setelah ane intip seharian, ternyata bener…!!! Anak SD dan SMP ngabis-ngabisin kuota ane, (<< pelit amat lo -__-) Demi tugas yang mereka kerjakan dengan alasan yang sama.. Bener-bener sama:

“ Kurikulum 2013 ”



What ??? :f

“mas, kurikulum 2013 emang gini mas.”.

“mas, kurikulum 2013 emang apa-apa disuruh nyari sendiri mas.”.

“loh, kurikulum 2013 itu kita yang harus aktif nyari pelajarannya mas.”.

Hmmmm. :f

Coba ditelusuri lagi deh. Bila anak-anak kecil diberi tugas yang memberatkan, ane takut mereka akan tertekan dengan tugas-tugas tersebut. Apalagi tugas ini berhubungan dengan internet. Ane yakin bila 
tidak diawasi dengan benar, bisa-bisa anak-anak akan membuka hal-hal yang aneh-aneh demi meringankan tekanan mereka. Terutama bahawa pornografi. :#

So, sekarang ane jadi pengen sharing-sharing nih soal internet yang sehat dan bermanfaat bagi anak-anak. Beberapa cara dibawah merupakan cara yang udah ane terapkan sendiri demi keamanan adek-adek ane berselancar di internet. ;)

Well, langsung aja dimulai. Apa sih yang bisa kita lakukan demi keamanan anak-anak dari dampak negatif internet? Check this.. ;)


      1.       Googling


Bila ingin mencari referensi, tentunya wajib bagi kita untuk berselancar di mesin pencari internet. Ada Google, Baidu, BING, dll. Tapi yang paling populer biasanya dinamakan googling. 

Ya, untuk anak-anak, googling memang mudah sekali. Saking mudahnya sampe-sampe mereka bisa nemu yang “enggak-enggak” pun dengan sangat mudah pula. :#

So, gimana kalo tiba-tiba mereka disuruh nyari tugas dengan kata kunci yang aneh-aneh? Terus karena mereka nggak mudeng, hasilnya tetep mereka ambil, mereka kumpulin ke gurunya, dan gurunya malah kesenengan.. Hayo, gimana?? :O

Nah, makanya untuk mengurangi dampak negatif hasil pencarian google di internet, ane punya solusi buat agan-agan semua: :D


halaman depan halalgoogling
Halaman depan HalalGoogling



Yap.. HalalGOOGLING..!!

Ini merupakan search engine khusus yang dirancang untuk menghindari hasil pencarian yang berbau "haram". :O So, InsyaAllah kamu bakal terhindar dari ke-jahanam-an hasil keyword yang aneh-aneh. :O



hasil search halalgoogling susu goyang
Hasil search susu goyang di halalgoogling, kenapa blog ane nggak keluar ya.. TT,TT #heuheu 


Jadikan Halalgoogling di home-page kamu.Kemudian suruh bocah-bocah tadi googling lewat HalalGoogling. Beres. :D
Ya, setidaknya dapat mengurangi hal-hal yang tidak diinginkan sob. ;) Kita juga tidak mau kan generasi penerus kita teracuni oleh internet? ;)



       2.       Social Media


Apa yang kalian rasain waktu bingung pas buka browser? Yap, Ujung-ujungnya Facebook lagi.. Twitter lagi.. Atau sosmed yang ini lagi. :D Tapi mau gimana lagi ya.. Ane juga gitu sih. :O

Oke, jadi bagaimana dampak social media buat anak-anak ?? Bagaimana cara mengatasinya ?? Gimana biar mereka ngga bikin status galau lagi ??

Tenang, ane punya sedikit cara untuk menghindari dampak negatif sosial media bagi anak-anak. Nih, mari silahkan.


            Ø  Berteman dengan akun mereka


Cara ini bisa jadi kontrol sosial buat mereka. Jadi, kalo mau bikin status galau atau alay, mereka bakal pekewuh* sendiri. (*baca : ngerasa sungkan) Tapi kalo mereka tetep bikin status gitu, ya tinggal comment gini aja..

“alay :O”

“sok banget sih xD”

“wahahaha, tak andakke ibu..!!!” (<< wah, ketok cah wadulan.. ^^ wkwk) :O

Tuh, dengan itu, otak mereka dengan sendirinya juga akan ter-mindset bahwa, “sosmed bukanlah tempat yang aman untuk berbagi curahan hati rahasia.” :O

Ya, dengan itu juga mereka bakal lebih waspada, hati-hati sama orang yang belom dikenal, dan menghindari sikap “caper” di sosial media. ;)



            Ø  Motivasi dengan hal-hal berguna


Gue selalu bilang, tentang hukum aksi-reaksi. Saat berbuat kebaikan, kita juga akan mendapat kebaikan juga. Begitu pula saat berbuat keburukan. Duh, amit-amit, tapi jangan sampe deh ya..

So, kalo kita banyak memotivasi orang dengan hal-hal berguna, insyaAllah dapet cipratan kebaikan juga sob..

Nah, tanamkan itu di diri kita, juga pada diri mereka. Banyak kok hal berguna yang bisa kita lakuin, misal :

Menyebarkan kata-kata motivasi, Mengingatkan pada kebaikan, atau Promosi Susu Goyang.. Wahahaha (<< modus) :D

sosial media promosi
Contoh penggunaan sosial media dengan baik.. wkwkwk :O #modus


Well, pokoknya ingat hukum aksi-reaksi. Apa yang kita lakukan, adalah apa yang kita dapatkan. ;)

Yah, mungkin itu yang bisa kita lakukan buat mencegah dampak “keberingasan” internet terhadap anak-anak di media sosial. Oke, lanjut..!!!!



      3.       Konten media


Hmmm, kalo ini mungkin emang agak susah ya. Kadang kalo lagi bete atau pengen liat-liat sesuatu yang baru, emang biasanya kita bakalan liat youtube dan sejenisnya.

Dan celakanya, justru konten seperti video dan gambarlah penyumbang maksiat utama di internet. Hehe, susah kan.. Hmmm, tenang, ane tetep punya cara kok. ;)

Nih, untuk menghindari kata kunci yang tidak kita inginkan dibuka oleh anak-anak, ane biasanya menambahkan plugin firefox pake Procon Latte Content Filter


penggunaan Procon Latte Content Filter
Dengan ini, komputer kita bukan komputer maksiat.. wahaha :O



Tinggal install dan ubah-ubah pengaturan aja sob. Cukup efektif buat mengurangi kata kunci yang “enggak-enggak” yang mungkin diketik oleh mereka. Hehe.. :D



Yap, mungkin barusan adalah beberapa tips dan trick untuk sedikit mengurangi dampak negatif sekaligus pornografi dari internet yang ada di rumah terhadap anak-anak atau adek-adek kita.

Ya... Walaupun tips ane ini bukan profesional ya, dan ane juga belom punya anak. Wahahaha, punyanya adek sih, sama aja.. Tapi mereka kan harus dilindungi dari konten2 yang merusak juga sob.

Dan sekali lagi yang paling penting sebenarnya adalah komunikasi kita pada mereka di dunia nyata. Juga berapa banyak kita memberi inputan positif tentang internet pada nalar mereka. :@

Ya... Sekalian juga, sebenernya ini buat melindungi iman ane juga sih sob. :O

Oke, sekian dulu post kali ini.. Kalo ada yang ngganjel atau punya tips lain, comment aja ya sob.. ;)

Babay..!!



Selasa, 27 Agustus 2013

Kisah Orang-orang yang Masuk ISLAM Karena Ilmu Pengetahuan Part II


Assalamu'alaikum..

Hehe, yap. Ini adalah lanjutan dari post sebelumnya sob. ;) Sebelumnya, thanks ya udah mau baca.. :D
Alhamdulillah nih, bisa nerusin category Ajaib Love Islam ini.. hahaha *ngakak bangga*
Yaudah, Langsung aja ya sob, sok, atuh..



Masuk ISLAM karena pengetahuan tentang embrio dan proses penciptaan manusia (Ditemukan RALAT Di kolom komentar)

 

 

Al Mu'minuun : 12, 13, 14


Bagaimana bisa orang-orang yang hidup sekitar tahun 7 masehi bisa mengetahui proses penciptaan manusia?? Ya, jawabannya ada dalam Al Qur’an (QS : Al Mu’minuun 12, 13, 14)

Prof. Keith L. Moore MSc, PhD, FIAC, FSRM, FAAA ( << buset, banyak bet.. :O wkwk) mengakui kebenaran ayat tersebut yang baru bisa diketahui pada ilmu sains modern. :@

Menurut Dr. Moore, ilustrasi tentang fetus (embrio yang telah berkembang) di dalam uretus (peranakan) baru mun­cul pertama kali pada abad ke-15 M oleh Leonardo da Vinci. Padahal jauh sebe­lum itu, pada abad ke-2, Gallen pernah menggambarkan ihwal plasenta dan selaput-selaput janin dalam buku On the Formation of the Foetus, namun jauh berbeda dengan yang diuraikan pada abad ke-7 M. Kala itu para ahli kedok­ter­an telah mengetahui bahwa embrio manusia berkembang dalam uterus. Te­tapi tidak seorang pun yang mengetahui bahwa perkembangan tersebut berlang­sung secara bertahap. Malah pada abad ke-15 pun belum didiskusikan, apalagi di­gambarkan. Setelah mikroskop di­temu­kan oleh Leeuwenhook pada abad ke-11, barulah uraian tentang tahapan-tahapan permulaan embrio ayam mulai diselidiki para ahli.

 
Setelah menjadi janin, barulah kita mulai berbentuk..

Pengetahuan mengenai pentahapan embrio manusia tidak terbayangkan hing­ga abad ke-20 ketika Streetes (1941) dan O’Rahilly (1972) pertama kali mengembangkan sistem pentahapan. Lebih-lebih tentang tiga lipat kegelapan, ternyata dimaksudkan kepada tiga pe­lapisan. Yaitu dalam lapisan dinding perut, dinding rahim, dan selaput janin.

Jadi, dari pengertian etimologis, “alaqah”, yang biasanya diterjemahkan dengan “segumpal darah”, lebih condong pe­nger­tiannya kepada “pengisap darah”, yaitu lintah. Tidak ada penjelasan yang lebih tepat ketika  embrio berada pada tahap ini (7-24 hari) selain seperti lintah meng­gelantung di kulit, baik keadaannya yang seolah menggelantung di dinding uterus maupun sumber hidupnya se­bagaimana sumber makanan lintah dari darah manu­sia yang ditempelnya. Begitu pula janin. Sumber darahnya adalah dari darah  ibu. Ajaib, jika janin dalam ta­hap­an ini diper­besar menggunakan mikros­kop, bentuk­nya memang menyerupai lintah. Allahu Akbar..!!

Mengingat pada abad ke-7 belum ada mikroskop atau kaca pembesar, pengetahuan tentang embrio manusia yang laksana lintah itu tidak mungkin berasal dari manusia. Dari siapa lagi kalau bukan dari Allah SWT?

Beberapa alasan ilmiah yang tidak terbantahkan itu akhirnya membuat Dr. Keith L. Moore takluk di bawah Al-Qur’an dan menyerahkan dirinya bulat-bulat da­lam pelukan Islam. ;)



Masuk ISLAM karena pengetahuan syaraf2 pada kulit manusia



An Nisa : 56


Nah, yang satu ini berasal dari ayat Al Quran tentang peringatan terhadap azab-Nya, yaitu An Nisa : 56

Dahulu, para ilmuwan mengatakan bahwa yang merasakan sakit pada tubuh hanyalah otak, namun hal ini ditentang oleh penemuan baru oleh seorang ahli farmakologi Thailand, Profesor Tajaten Tahasen, Dekan Fakultas Farmasi Universitas Chiang Mai Thailand.

Beliau menyatakan diri masuk islam justru setelah membaca makalah Profesor Keith Moore juga. Dia mengutip surat An-Nisa ayat 56 yang menjelaskan bahwa luka bakar yang cukup dalam tidak menimbulkan sakit karena ujung-ujung syaraf sensorik sudah hilang. :#

Kulit manusia terdiri dari beberapa lapisan, Allah sediakan setiap lapisan dengan struktur tertentu yang membantu dalam melindungi manusia dan sensasi panas dan kesejukan. Jadi lapisan bawah kulit mengandung syaraf, darah lewat di dalamnya dan bertanggung jawab dari rasa sakit dan sensasi panas.


jaringan kulit skin
Jaringan Kulit


Ditinjau secara anatomi lapisan kulit kita terdiri atas 3 lapisan global yaitu; Epidermis, Dermis, dan Hypodermis / Sub Cutis. Pada lapisan Sub Cutis banyak mengandung ujung-ujung pembuluh darah dan syaraf. Pada saat terjadi Combustio grade III (luka bakar yang telah menembus sub cutis) salah satu tandanya yaitu hilangnya rasa nyeri dari pasien. Hal ini disebabkan karena sudah tidak berfungsinya ujung-ujung serabut syaraf afferentdan efferent yang mengatur sensasi persefsi. Itulah sebabnya Allah menumbuhkan kembali kulit yang rusak pada saat ia menyiksa hambaNya yang kafir supaya hambaNya tersebut dapat merasakan pedihnya azab Allah tersebut.

Mahabesar Allah yang telah menyisipkan firman-firman-Nya dan informasi sebagian kebesaran-Nya lewat sel tubuh, kromosom, pembuluh darah, pembuluh syaraf dsb. Rabbana makhalqta hada batila, Ya…Allah tidak ada sedikit pun yang engkau ciptakan itu sia-sia.

Jadi, intinya adalah Allah akan menyiksa orang-orang kafir dan membakar kulit mereka, dan Dia akan menciptakan lagi bagi mereka kulit yang baru untuk melanjutkan hukuman. :#

Setelah pulang ke Thailand Tajaten menjelaskan penemuannya kepada mahasiswanya, akhirnya mahasiswanya sebanyak 5 orang juga menyatakan diri masuk Islam. ;)

Yap.. Sekian kali ini.. Eh, eh eh.. Mau kemana sob??
Hehehe Tenang sob.. Masih ada lanjutannya.. :O
Makasih ya, yang udah baca.. :$

sealkazzsoftware.blogspot.com resepkuekeringku.com